News - Politics

Adlun Fikri Mahasiswa Pengunggah Video Suap Polantas Ditangguhkan Penahanannya

Selasa
2015-10-06
20:26:44
Penulis : Kyanzsup
Dibaca: 437 kali

#KompasSulsel, ternate. Adlun fiqri mahasiswa di kota ternate maluku utara yang mengunggah video dugaan suap polisi lalu lintas ke jejaring sosial akhirnya bisa menghirup udara bebas. Adlun yang ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan oknum polisi bernama bripka jaya afandi mahu soumena dibebaskan dari tahanan polres ternate sekitar pukul 09 pagi waktu indonesia Timur dan berstatus sebagai tahanan rumah.

Saat ditemui di rumahnya lingkungan gipsy nampak senyum ceria keluar dari wajahnya. Sejak penahannya ditangguhkan atas permintaan keluarga sejumlah rekan dan kerabat adlun terlihat berdatangan memberikan selamat sekaligus melihat kondisi adlun saat ini.

Perasaan lega dirasakan adlun setelah kurang lebih 4 hari menghuni jeruji besi polres ternate. Ia merasa ini adalah pengalaman luar biasa yang dialami selama hidupnya dan berharap juga institusi kepolisian dapat berbenah diri dan senantiasa terbuka terhadap kritikan masyarakat karena selama ini yang terjadi banyak oknum polisi melakukan penertiban ilegal.

Sementara video yang sempat tersebar dimasyarakat saat ini sudah tidak lengkap karena video yang direkamnnya berdurasi sekitar 4 menit sedangkan yang ada saat ini hanya sekitar 2 menit lebih.

Hilangnya video yang diunggahnya dari youtube dihapus oleh adlun atas permintaan pihak kepolisian saat ia ditahan. Ia juga membenarkan tindakan kekerasan yang dialaminya pada saat ia ditahan di mapolres ternate oleh salah satu oknum polisi.

Ibrahim sigaro ayah dari adlun juga mengungkapkan kegembiraan dan perasaan terharu dengan ditanggunhkannya penahanan adlun ia juga berterima kasih pada semua pihak yang telah membantu dan ikut memperjuangkan nasib adlun. Dan berharap adlun benar benar dibebaskan.

Sementara itu kapolda maluku utara berharap masalah ini dapat diselesaikan secara damai antara kedua belah pihak. Sebab menurutnya ini adalah bagian dari koreksi masyarakat terhadap kinerja anggotanya. Kapolda juga tidak menampik banyaknya desakan untuk membebaskan adlun tidak hanya datang dari masyarakat juga dari komisi 3 dprd ri dan Tim sukses presiden joko widodo sendiri.

Hingga kini proses hukum kasus ini masih berlanjut meski adlun fiqri
Telah ditangguhkan penahanannya.
Sutar-tert.

Comments via Facebook